10 Manfaat Sunblock Yang Harus Kamu Ketahui

Sunblock telah terbukti dalam melindungi kulit dari paparan sinar Matahari. Sayangnya, sebagian orang menganggap pemakaian salah satu produk kecantikan ini terasa merepotkan dan hanya diperlukan jika akan beraktivitas di luar ruangan saat cuaca terik.

Padahal, sinar ultraviolet A (UVA) dan ultraviolet B (UVB) mampu menembus dinding dan kaca bangunan, bahkan saat cuaca sedang mendung sekalipun! Oleh karena itu, kalian harus menggunakan tabir surya agar kulit terhindar dari terik Matahari.

Fungsi Atau Kegunaan Sunblock

1. Memudarkan Bekas Jerawat

Pernahkah kalian merasa bekas jerawat kalian tak kunjung memudar? Atau malah semakin parah? Jika jawabannya iya, ada baiknya untuk menggunakan sunblock setiap hari.

Bekas jerawat atau yang dikenal hyperpigmentation pada dasarnya akan sembuh dengan sendirinya, namun ketika terkena paparan sinar Matahari, produksi melanin akan meningkat. Sehingga warna dari bekas jerawat akan semakin menggelap.

Dengan memakai produk sun protection, produksi melanin pun akan terhambat. Sehingga bekas jerawat akan lebih cepat memudar.

2. Bikin Awet Muda

Sinar UVA dapat menghancurkan kandungan kolagen dan elastin pada kulit, yang menyebabkan tanda-tanda penuaan dini seperti kulit yang kering dan kusam, serta munculnya garis-garis halus.

Nah, pastikan sunblock yang kalian pakai mengandung bahan-bahan seperti avobenzone, zinc oksida dan titanium dioksida agar dapat menangkal sinar UVA dengan baik.

3. Mencegah Kanker Kulit

Beberapa hal penyebab kanker kulit:

1. Paparan sinar matahari langsung

Sinar matahari yang mengandung UVA dan UVB bisa merusak DNA di dalam sel kulit manusia.  Sinar matahari biasanya mulai memengaruhi DNA gen yang mengontrol pertumbuhan sel kulit.  Jika Anda terlalu lama dan terlalu sering terkena paparan sinar matahari, Anda bisa berisiko besar terkena.

Lalu, paparan sinar matahari cenderung paling berbahaya di jam-jam tertentu, seperti di atas jam 10 sampai jam 5 sore. Jika Anda rutin keluar rumah tanpa memakai krim tabir surya, hal itu juga dapat meningkatkan risiko kanker di kulit Anda.

2. Menggelapkan kulit dengan alat UV

Menggelapkan kulit atau biasa dikenal dengan tanning, merupakan salah satu penyebab kanker kulit yang sering terjadi. Hal ini dipercaya karena alat tanning  kulit menggunakan lampu UV untuk membuat kulit lebih gelap. Seperti yang diketaui, kalau paparan sinar UV secara langsung dan terus menerus bisa menyebabkan kulit mengalami penuaan dini.

Ada baiknya, tanning tidak dilakukan terlalu sering karena bisa berdampak buruk bagi kulit. Kalaupun Anda telah melakukannya, Anda bisa berkonsultasi ke dokter guna mengurangi dampak risiko kanker kulit. Andapun bisa menggunakan beberapa obat-obatan medis yang berguna memperbaiki sel-sel kulit setelah tanning.

5. Terpapar radiasi

Ya, selain beberapa penyebab di atas, radiasi juga berperan banyak terhadap penyebab kanker kulit manusia. Pasalnya, penggunaan radiasi sinar X yang cukup lama akan menyebabkan keadaan atau kondisi, seperti sindrom nevus sel basal atau xeroderma pigmentosum. Di mana kedua kondisi tersebut sangat berisiko terkena penyakit kanker kulit. Biasanya kondisi ini sering dialami oleh orang yang menjalani kemoterapi, atau berada di lingkungan pabrik yang punya radiasi tinggi.

4. Menghindari Kulit Terbakar

Jika Sinar UVA menyebabkan penuaan dini dan kanker kulit, Sinar UVB  dapat menyebabkan sunburn atau kulit terbakar yang ditandai dengan rasa panas dan perih pada kulit.

Meskipun kondisi ini tidak begitu berbahaya, kulit yang terlalu sering terkena sunburn dapat memicu kanker kulit.

5. Meratakan Warna Kulit

Dengan pemakaian secara teratur, sunblock akan menghambat pertumbuhan melanin yang menyebabkan kulit menjadi lebih gelap. Selagi dilindungi, kulit akan meregenarasi dan memperbaiki warna kulit kembali seperti semula.

6. Primer Wajah

Tak hanya untuk kesehatan, sunblock juga bermanfaat untuk kecantikan, lho! Salah satunya adalah sebagai primer sebelum memakai make up.

Saat ini, terdapat beberapa sunblock yang memiliki kandungan silikon di dalamnya, sehingga saat diaplikasikan, wajah akan terlihat halus dan tidak berminyak.

Oh iya, jangan pernah menggunakan sunblock badan pada wajah kalian, ya! Pastikan sunlock yang kalian pakai adalah sunblock khusus wajah.

7. Melembapkan Kulit

Selain melindungi kulit dari sinar Matahari, sunblock yang beredar dipasaran biasanya dilengkapi dengan kandungan lidah buaya serta minyak alami yang dapat menghidrasi kulit.

Jika kulit terhidrasi dengan baik, maka kulit kalian akan terasa lebih lembap dan kenyal, serta terjaga elastisitasnya.

8. Menghambat Pertumbuhan Jerawat

Tahukah kalian? Berdasarkan penelitian, sinar matahari memicu terjadinya oksidasi pada kandungan squalene di dalam kulit. Jika squalene teroksidasi, pertumbuhan sebum akan bertambah dan pori-pori menjadi tersumbat, sehingga muncul jerawat-jerawat baru.

Pada kondisi itulah, sunblock berfungsi melindungi kulit dari sinar surya agar squalenetidak teroksidasi.

9. Mengunci Skincare

Sunblock dapat dikategorikan sebagai occlusives, yaitu kandungan yang bersifat menahan kulit kehilangan air dan kelembapan. Menggunakan sunblock pada rangkaian akhir perawatan kulit kalian akan mengunci seluruh nutrisi dan manfaat dari seluruh perawatan.

Dengan begitu, produk kecantikan kulit yang kalian gunakan akan memberikan hasil yang optimal. Namun, pastikan produk tabir surya yang kalian gunakan sesuai dengan kondisi kulit.

Jika kalian memiliki kulit yang berminyak, pilih jenis sunblock gel, atau sunblock spray, agar tidak menyumbat pori-pori. Sebaliknya, jika kalian memiliki kulit kering, pilih sunblock berbentuk lotion.

10. Menutrisi Kulit

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, sinar UVA dapat menghancurkan kandungan kolagen dan elastin pada kulit. Dengan menggunakan sunblock, kolagen dan elastin akan terlindungi dari paparan sinar Matahari.Nah, jika kedua kandungan tersebut tetap terjaga nutrisinya, kulit akan tetap lembut dan kencang.

Add Comment