3 Tips Cara Membaca Label Produk Kosmetik

Label dan komposisi bahan baku yang ada pada setiap produk kosmetik cukup membingungkan dan menakutkan, dan banyak yang menggunakan kata-kata yang sulit diucapkan. Tidak sedikit yang tidak memahami arti & kegunaan bahan-bahan tersebut. Karena itu penting untuk belajar membaca label dan komposisi bahan bakunya sehingga Anda tahu produk apa saja yang digunakan untuk tubuh Anda, sehingga anda dapat mengetahui apakah produk itu benar-benar cocok untuk tubuh anda. Berikut 3 tips cara membaca label produk kosmetik.

USDA Organic Stamp

USDA Organic Stamp [Image Source]

1. Pahami Strategi Pemasaran

Hati-hati dan perhatikan cara pemasarannya, banyak yang tergoda dengan cara pemasarannya tanpa melihat, membaca label komposisi bahan baku. Tidak tidak sedikit yang menggunakan kata-kata “natural“, “alami“, “all-natural“, “pure“, “organik” atau “organic” dan “Halal” pada label produk kosmetik. Ternyata, kata-kata tersebut ditemukan juga pada semua label produk kosmetik yang mengandung semua jenis bahan, termasuk bahan sintetis, non-organik dan sejenisnya (taktik yang biasa disebut “green-washing”). Satu-satunya cara untuk memastikan bahwa produk benar-benar organik atau halal adalah dengan mencari sertifikat organik atau halalnya, seperti USDA Certified Organic, Organic SOil Association, Halal MUI, LP POM atau dari lembaga lain yang di akui oleh pemerintah.

organic soil association

Stamp Organic Soil Association pada label [Image Source]

Kenyataannya produsen kosmetik industri kecil yang benar-benar menggunakan bahan organik dan halal 100% dan tidak pernah mencantumkan kata-kata tersebut di labelnya.

 

2. Pahami Bahan Baku

Untuk anda memiliki alergi, tidak perlu untuk melakukan penelitian bahan baku dalam produk kosmetik favorit Anda. Namun, belajar tentang bahan baku dapat membantu menghindari dari pemborosan dan hanya produk kosmetik yang benar-benar dibutuhkan oleh tubuh Anda. Untuk mengetahui bahan baku, Anda dapat mencari secara online (pastikan untuk membaca dari sumber-sumber yang paling terpercaya dan terkemuka, seperti National Center for Biotechnology Information) atau menggunakan EWG Skin Deep Cosmetic Safety Database. Ini adalah cara cepat untuk memudahkan anda mendeskripsikan masing-masing bahan dengan memberikan perikat dari 0 sampai 10, berdasarkan hasil penelitian yang tersedia untuk bahan tersebut. Sumber lain yang dapat membantu adalah Chemical of the Day, yang memberikan informasi mendalam tentang berbagai bahan.

fragrance dalam kosmetik

Mengapa parfum masuk dalam komposisi bahan baku ? [Image Source]

Perhatian khusus untuk iritasi kulit yang umumnya bersentuhan dengan deterjen, termasuk sodium lauryl sulfate. Senyawa kimia ini, meskipun bersumber dari kelapa, dapat terkontaminasi dengan bahan kimia carcinogenic yang disebut 1,4-dioxane. Potensial yang bisa membuat iritasi adalah wewangian dan pengawet, seperti yang terkenal parabens. Anda mungkin terkejut betapa banyak produk yang umum digunakan, bahkan produk untuk anak-anak, mengandung bahan yang bisa memberikan iritasi kulit, hasil dari formulasi tetapi tetap diberika label “natural“, “gentle” atau “pure“.

Tips cara membaca label produk kosmetik

Paraben ada dalam komposisi [Image Source]

3. Penting!, Membaca Komposisi Bahan Baku

Pastikan untuk membaca komposisi bahan baku dari atas ke bawah, produsen diwajibkan untuk mencantumkan bahan baku yang digunakan, dari bahan baku utama sampai pendukung. Beberapa produk berisi air dan pengawet pada komposisinya, yang berarti bahwa presentasi yang besar dari produk terbuat dari bahan pengisi dan hanya sebagian kecil dari bahan-bahan yang benar-benar bermanfaat.

 

Pada awaknya, belajar apa yang terkandung dalam produk mungkin tampak sedikit membuat frustasi dan memakan waktu lama, tetapi dalam jangka panjang hal itu akan benar-benar layak. Ini akan membuat anda dapat memilih kosmetik dengan bijaksana untuk tubuh anda dan menghindari pemborosan.