Cegah Kanker Sejak Dini

Beberapa jenis kanker dapat dideteksi sebelum Anda merasakan gejala apa pun. Kanker adalah penyakit berbahaya yang tidak boleh dianggap remeh, stadium awal penyakit ini seringkali tidak bergejala. Oleh karena itu, deteksi kanker sejak dini adalah pemeriksaan penting agar penyakit ini tidak berkembang menjadi penyakit berat yang berbahaya.

Pemeriksaan awal atau skrining adalah cara untuk mengenali keberadaan penyakit sebelum penderita mengalami gejala-gejala penyakit tersebut. Pemeriksaan ini dianjurkan untuk dilakukan secara berkala, terutama bagi orang-orang yang berisiko tinggi menderita penyakit kanker tertentu. Meski demikian, tidak semua jenis kanker dapat diperiksa dan dideteksi pada stadium awal.

Beberapa tes hanya diperuntukkan bagi orang-orang dengan risiko genetik khusus. Usia, riwayat penyakit tertentu dalam keluarga, serta riwayat kesehatan Anda sendiri akan menjadi faktor untuk menentukan tes mana yang disarankan diambil. Berikut ini adalah beberapa jenis kanker beserta tes dan tindakan pencegahan yang dapat dilakukan.

Kanker sampai saat ini masih dianggap penyakit yang paling mematikan dan membahayakan. Namun, sebenarnya sekarang sudah banyak penderita kanker yang berhasil menjalani pengobatan dengan baik dan akhirnya terlepas dari jeratan kanker. Salah satu kuncinya adalah dengan mendeteksi kanker sejak dini. Bagaimana caranya?

Apakah semua jenis kanker bisa dideteksi sejak dini?

Mendeteksi kanker sejak dini sudah terbukti meningkatkan angka keberhasilan pasien yang sembuh. Tak hanya membuat pengobatan kanker lebih mudah dan efektif saja, tetap hal ini juga dapat mencegah sel-sel kanker menyebar ke bagian tubuh lain.

Meskipun ditakuti banyak orang karena dianggap mematikan, pada dasarnya semua penyakit kanker bisa kok, dideteksi sejak dini. Hal ini memang perlu perhatian khusus karena Anda harus melakukan beberapa hal, termasuk tes medis.

Ada banyak gejala umum kanker yang bisa dideteksi dan perlu segera ditindaklanjuti, yakni:

1. Apakah Anda Merasa Lelah Terus-menerus?

Rasa Lelah setelah lama bekerja tentu menjadi hal yang wajar saja dan pasti akan hilang setelah tubuh beristirahat sejenak. Namun rasa Lelah yang berkepanjangan bisa saja menjadi gejala awal kanker.

Pada umumnya, tubuh akan tetap merasa Lelah, bahkan setelah bangun tidur dan beristirahat. Bukan hanya itu saja, tubuh juga mudah Lelah saat melakukan aktifitas harian, bahkan meski hal tersebut telah menjadi rutinitas dan selalu dikerjakan.

Kondisi tubuh yang seperti ini bisa saja diikuti dengan terjadinya pendarahan pada saat BAB (buang air besar), dan bisa saja berlangsung dalam waktu yang panjang. Kondisi seperti ini merupakan salah satu gejala yang menunjukkan adanya sel kanker yang tumbuh dalam tubuh.

2. Berat Badan Anda Turun Drastis?

Gejala kanker lainnya yang kerap terjadi pada penderita adalah terjadinya penurunan berat badan yang sangat signifikan. Tidak dalam jumlah sedikit, penurunan berat badan ini bisa saja mencapai 4-5 kg dalam waktu singkat, tanpa adanya keluhan atau gangguan khusus pada tubuh.

Kondisi seperti ini perlu segera dicermati, sebab kemungkinan tubuh mulai digerogoti salah satu jenis kanker. Setidaknya ada 3 jenis kanker yang menunjukkan gejala seperti ini, antara lain kanker perut, kanker pancreas, dan juga kanker paru-paru.

3. Anda Demam yang Tak Kunjung Usai?

Demam yang berkepanjangan juga menjadi salah satu gejala kanker. Hal ini biasanya terjadi akibat adanya penurunan sistem imun atau daya tahan tubuh, sehingga tubuh begitu rentan terhadap virus. Jika mengalami demam seperti ini, akan sangat baik untuk segera mengunjungi dokter dan mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Kanker darah merupakan jenis kanker yang memberikan gejala demam terlebih dahulu kepada penderitanya. Gejala demam ini biasanya terjadi dalam waktu yang panjang dan terus-menerus.

4. Apakah Anda Kesulitan Saat Buang Air?

Aktifitas buang air yang tidak lancar juga bisa menjadi tanda gejala adanya sel kanker di dalam tubuh. Untuk kanker prostat, hal ini biasanya ditunjukkan dengan sulitnya melakukan buang air kecil, di mana proses tersebut tidak bisa berjalan lancar, bahkan terasa sakit.

Ini juga bisa menunjukkan adanya gejala kanker kandung kemih dan kanker ginjal. Sedangkan gejala kanker usu, biasanya ditunjukkan dengan gejala diare atau bahkan adanya darah pada tinja. Kondisi ini harus segera ditangani dengan tepat, guna mencegah terjadi kanker yang lebih parah.

5. Rasa Sakit Ketika Menelan Makanan atau Minuman?

Selalu terasa sakit saat menelan makanan perlu diwaspadai

Gejala kanker tenggorokan biasanya terlihat dari kesulitan saat menelan makanan. Di mana timbul rasa sakit pada tenggorokan. Bukan hanya itu saja, hal ini bisa saja ditambah dengan gejala lainnya seperti gangguan pada tenggorokan.

Selain kanker tenggorokan, kanker perut juga menunjukkan gejala yang serupa, bahkan diperburuk dengan terjadinya muntah dan penurunan berat badan yang cukup signifikan.

6. Apakah Ada Gejala Perubahan Mulut?

Bagi para perokok yang rentan terkena kanker mulut, gejala ini bisa dilihat dengan timbulnya bercak kemerahan pada area mulut dan lidah. Bercak yang disebut dengan leokoplakia ini bisa saja timbul dalam warna putih, dimana disebabkan oleh iritasi yang terjadi secara berulang pada area tersebut. Pada umumnya, penyebab utamanya adalah rokok atau pipa rokok.

7. Apakah Batuk Anda Berdarah dan Berkepanjangan?

Waspadai jika batuk Anda berdarah dan berkepanjangan

Gejala batuk yang tak kunjung reda juga bisa menjadi petunjuk adanya kanker. Hal ini bisa dilihat dari batuk berkepanjangan yang tak kunjung sembuh hingga lebih dari 4 pekan, dan juga disertai darah. Kedua gejala tersebut sebaiknya segera dikonsultasikan dengan dokter ahli.

8. Kulit Anda Mengalami Perubahan?

Perubahan yang terjadi pada kulit juga menjadi salah satu jalan mudah untuk mengenali kanker. Kondisi ini bisa saja terjadi dalam berbagai bentuk yang berbeda, antara lain perubahan warna, ukuran, atau area permukaan.

Hal itu bisa saja dilihat dalam berbagai kondisi, seperti terjadinya penggelapan warna kulit, tumbuhnya rambut yang tidak wajar, perubahan warna mata menjadi kekuningan, terjadinya memar tanpa sebab yang jelas, gatal-gatal, kulit kemerahan, adanya benjolan, dan lainnya.

Add Comment